Senin, 28 Januari 2013

Dra. ASMIDA, M. Pd; Cerpen:Judul: Karena Die Adalah Gairahku


Cerpen:
Judul: Karena Die Adalah Gairahku
Oleh:
Dra. ASMIDA, M. Pd[1]


Tak mampu ketepis butir bening disudut mate, berbagai perasaan campur aduk, saat lembar demi lembar dongeng “Gajah dan Putri Siti Padang Toga” terpapar membentang dihadapanku. Bayangan mak dan ayah saat menceritekan cerite rakyat yang merupekan sastra lisan tersebut, seakan hadir dipelupuk mate. Aku terpaku bagai memutar long term memoryku waktu masih kecil di Selatpanjang, saat itu ayah dan mak masih bersame, sebelum balak macet sekitar tahun 70an keatas. Kami berpisah,  aku bersame mak dan kakakku menetap di Selatpanjang sedang abang dan kakakku yang lain ade yang di Bengkalis dan Kota Lama Pasirpangaraian dengan ayah. Walau tidak lagi sering berjumpe, namun kedatangan ayah walau beberape hari mengunjungi kami, khususnye aku selalu kami habiskan untuk mendiskusikan berbagai masalah, yang paling sering kami bincangkan mengenai masalah politik, hukum, agama yang ditinjau dari berbagai pandangan.
Suara tangis Keisa Suprayogi terdengar dari ruang kerjeku di Learning Center Asmida yang hanye berjarak beberape meter, rupanya Ratu Meranti sudah haus, waktunye mau minum susu, setelah tadi tertidur pulas dikelilingi orang yang menyayangi dan mencintainye. 
Sambil beranjak ke tepi jendela, kubace lagi sepintas dongeng terlame yang aku tulis sejak tahun 2007, saat aku menjelajahi kota kembang Bandung dan menetap beberape tahun disane. Aku bersyukur setelah melalui proses revisi beberape kali akhirnye aku dapat mempersembahkan kumpulan dongeng masa kecilku bertepatan 10 tahun wafatnye Ibunda hj. Tengku Sribanun tanggal 13 Januari 2013, hari minggu dan 24 tahun wafatnye ayahanda H. Raja Muda Depang, tanggal 4 November 2013 hari senin.  Ya Allah,……. aku rindu. Air mate membasahi wajahku yang tidak mude lagi dimakan usia, namun aku tidak peduli itulah perjalanan, semuenye akan berubah. Memang tidak ade yang abadi, kecuali keabadian itu sendiri.
Lagu melayu Pekanbaru “Ku Ingat Selalu” yang dibawekan M. Hasan, menyeruak menemani nalarku dalam tumpukan buku yang lumayan berserak, salah satunye buku salah satu idolaku sejak kecil, yang lumayan banyak yaitu Ir. Soekarno, presiden pertama republik ini yang kalau kita mau jujur sangat sulit atau tidak akan tergantikan kecerdasan, begitu pule pola pikir kedepan yang luar biasa dimilikinye. Ir. Soekarno pemimpin dunia tersebut,  tetap hidup walau masa dan generasi terus berganti, bukan hanya di Indonesia.
Idolaku yang lain adalah Margaret Thatcher, yang aku  kenal dari pidatonye melalui TV 3 Malaysia dan TV Singapore yang sering kami tonton di Selatpanjang, begitu pule dengan BJ. Habibie, salah satu sumber inspirasiku untuk  memandang dunia saat masih remaja hingga sekarang.  Buku lainnye yang lumayan banyak jumlahnye yang ditulis drh. Chaidir, MM dalam berbagai versi, pokoknye lumayan lengkap,  abang kami ini memang hebat, beberape kali berjumpe saat acara keluarga, walau sesaat kami sempat mengulas beberape tulisan.
 Selain itu ade juge buku tentang sang visioner H. M. Rusli Zainal, SE, MP, yang sengaje aku ambil dari di TBM “Pucuk Rebung Berkaluk Pakis”. Buku menarik, yang menggambarkan konsep dan implementasi seorang  Rusli Zainal dalam membangun Bumi Lancang Kuning Riau, untuk mengejar ketertinggalan Riau dan menjadikan Riau salah satu daerah yang harus diperhitungkan dimasa akan datang, dan cita-cita itu nampaknye sudah hampir terwujud.
Selain itu terdapat juge antara lain koleksi artikel, cerpen, majalah maupun buku lainnye untuk anak sekolah baik dari tingkat paud formal maupun non formal, sekolah menengah sampai perguruan tinggi, antara lain kumpulan dongeng yang sekarang bertambah satu lagi tentunye dongeng “Gajah dan Putri Siti Padang Toga”, dongeng terlame yang aku tulis, buku manajemen, buku matematika, buku tentang agama, buku filsafat, buku psikologi. Dari seluruh buku yang terbanyak tentunye buku matematika, karena die adalah gairahku.  
Sekianlah
Pekanbaru, 13 Januari 2013 s.d 28 Januari 2013


[1] Biodata Singkat. Dra. ASMIDA, M. Pd adalah Kandidat Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta; Pemilik dan Pendiri L2PTS; Sekarang Bertugas Sebagai Staf Bidang Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru; Hobbi menulis cerpen dan dongeng dimulai sejak tinggal di Bandung, disedikit waktu senggang yang dimilki diantara kesibukan sebagai mahasiswa tugas belajar Magister Bidang Pendidikan Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kumpulan cerpen dengan cover “Sepetang Hatiku” dan beberape dongeng diantaranya “Kucing dan Harimau”, “Kancil dan anak Harimau”, “Pak Handi dan Mak Handi” sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com. Selain menulis cerpen dan dongeng, penulis juga menulis “Modul Integral Untuk Anak Paket C” sejak tahun 2009 akhir, dimana modul ini  merupakan edisi revisi dari beberapa modul Matematika dan Integral yang ditulis sewaktu penulis masih menjadi pendidik.  Terbaru sejak tahun 2010 sampai sekarang tahun 2012 masih tahap revisi akhir, menulis buku untuk Kelompok Bermain Salah satu sub buku sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com/2012/06/dra-asmida-m-pd-matematika-sebagai-ilmu.html; Selain itu juga menulis artikel lepas, kumpulan artikel dengan cover “ Pekanbaru Menuju Kota 2 M?” sudah dipublikasikan secara terpisah di http://l2pts.blogspot.com; Hobbi lainnya al: fhotogrefer, menggambar abstrak, seni ukir, traveling, mendengarkan musik.

Senin, 21 Januari 2013

Dra. ASMIDA, M. Pd; Sekilas Tentang Diferensial: Contoh 3 dan pembahasan





Sekilas Tentang Diferensial: Contoh 3 dan pembahasan

Oleh:
Dra. ASMIDA, M. Pd[1]




[1] Biodata singkat: Dra. ASMIDA, M. Pd adalah Kandidat Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta; Pemilik dan Pendiri L2PTS; Sekarang Bertugas Sebagai Staf Bidang Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru; Hobbi menulis cerpen dan dongeng dimulai sejak tinggal di Bandung, disedikit waktu senggang yang dimilki diantara kesibukan sebagai mahasiswa tugas belajar Magister Bidang Pendidikan Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kumpulan cerpen dengan cover “Sepetang Hatiku” dan beberape dongeng diantaranya “Kucing dan Harimau”, “Kancil dan anak Harimau”, “Pak Handi dan Mak Handi” sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com. Selain menulis cerpen dan dongeng, penulis juga menulis “Modul Integral Untuk Anak Paket C” sejak tahun 2009 akhir, dimana modul ini  merupakan edisi revisi dari beberapa modul Matematika dan Integral yang ditulis sewaktu penulis masih menjadi pendidik.  Terbaru sejak tahun 2010 sampai sekarang tahun 2012 masih tahap revisi akhir, menulis buku untuk Kelompok Bermain Salah satu sub buku sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com/2012/06/dra-asmida-m-pd-matematika-sebagai-ilmu.html; Selain itu juga menulis artikel lepas, kumpulan artikel dengan cover “ Pekanbaru Menuju Kota 2 M?” sudah dipublikasikan secara terpisah di http://l2pts.blogspot.com; Hobbi lainnya al: fhotogrefer, menggambar abstrak, seni ukir, traveling, mendengarkan musik. 




Dra. ASMIDA, M. Pd; Sekilas Tentang Differensial: Contoh 2 dan pembahasan





Sekilas Tentang Differensial: Contoh 2 dan pembahasan

Oleh:

Dra. ASMIDA, M. Pd[1]





[1] Biodata singkat: Dra. ASMIDA, M. Pd adalah Kandidat Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta; Pemilik dan Pendiri L2PTS; Sekarang Bertugas Sebagai Staf Bidang Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru; Hobbi menulis cerpen dan dongeng dimulai sejak tinggal di Bandung, disedikit waktu senggang yang dimilki diantara kesibukan sebagai mahasiswa tugas belajar Magister Bidang Pendidikan Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kumpulan cerpen dengan cover “Sepetang Hatiku” dan beberape dongeng diantaranya “Kucing dan Harimau”, “Kancil dan anak Harimau”, “Pak Handi dan Mak Handi” sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com. Selain menulis cerpen dan dongeng, penulis juga menulis “Modul Integral Untuk Anak Paket C” sejak tahun 2009 akhir, dimana modul ini  merupakan edisi revisi dari beberapa modul Matematika dan Integral yang ditulis sewaktu penulis masih menjadi pendidik.  Terbaru sejak tahun 2010 sampai sekarang tahun 2012 masih tahap revisi akhir, menulis buku untuk Kelompok Bermain Salah satu sub buku sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com/2012/06/dra-asmida-m-pd-matematika-sebagai-ilmu.html; Selain itu juga menulis artikel lepas, kumpulan artikel dengan cover “ Pekanbaru Menuju Kota 2 M?” sudah dipublikasikan secara terpisah di http://l2pts.blogspot.com; Hobbi lainnya al: fhotogrefer, menggambar abstrak, seni ukir, traveling, mendengarkan musik. 


Sabtu, 19 Januari 2013

Dra. ASMIDA, M. Pd; Sekilas Tentang Differensial

Sekilas Tentang Differensial: Contoh 1 dan pembahasan


Oleh:
Dra. ASMIDA, M. Pd[1]




[1] Biodata singkat: Dra. ASMIDA, M. Pd adalah Kandidat Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta; Pemilik dan Pendiri L2PTS; Sekarang Bertugas Sebagai Staf Bidang Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru; Hobbi menulis cerpen dan dongeng dimulai sejak tinggal di Bandung, disedikit waktu senggang yang dimilki diantara kesibukan sebagai mahasiswa tugas belajar Magister Bidang Pendidikan Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kumpulan cerpen dengan cover “Sepetang Hatiku” dan beberape dongeng diantaranya “Kucing dan Harimau”, “Kancil dan anak Harimau”, “Pak Handi dan Mak Handi” sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com. Selain menulis cerpen dan dongeng, penulis juga menulis “Modul Integral Untuk Anak Paket C” sejak tahun 2009 akhir, dimana modul ini  merupakan edisi revisi dari beberapa modul Matematika dan Integral yang ditulis sewaktu penulis masih menjadi pendidik.  Terbaru sejak tahun 2010 sampai sekarang tahun 2012 masih tahap revisi akhir, menulis buku untuk Kelompok Bermain Salah satu sub buku sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com/2012/06/dra-asmida-m-pd-matematika-sebagai-ilmu.html; Selain itu juga menulis artikel lepas, kumpulan artikel dengan cover “ Pekanbaru Menuju Kota 2 M?” sudah dipublikasikan secara terpisah di http://l2pts.blogspot.com; Hobbi lainnya al: fhotogrefer, menggambar abstrak, seni ukir, traveling, mendengarkan musik. 

Selasa, 08 Januari 2013

Dra. ASMIDA, M. Pd; Cerpen Judul: Die pergi membawe leukemia


Cerpen
Judul: Die pergi membawe leukemia[1]
Oleh:
Dra. ASMIDA, M. Pd[2]


Beberape hari yang lalu, berita duka terdengar menyayat hati, salah satu keluarga tetangga dekat diperbatasan negeri ini, meninggal dunia akibat  salah satu penyakit yang mematikan, kanker leher rahim yang sudah tidak mampu lagi ditangani oleh tim medis, penanganan yang sudah sangat terlambat, hal ini bukan berarti penyakit tersebut akan sembuh total kalau ditangani secara cepat, tapi paling tidak mampu memberi sedikit pencerahan disaat akhir kalau Allah berkehendak memanggilnye.
Beberape sumber terdekat saat kami berkunjung beberape waktu lalu, faktor penyebab seperti takut kehilangan sesuatu baik materi maupun non materi, serta patuh yang berlebihan tidak pade tempatnye khususnye pade orang terdekat menyebabkan penyakit mematikan tersebut terabaikan. Walau pade akhirnye kite juge akan pergi dan yang ditinggal sangat jarang tidak akan mencari pengganti, sedangkan yang masih hidup walau tidak bisa diberlakukan umum, masih sanggup kelain hati. Tangis yang dikeluarkan yang aku simpulkan dari ucapan salah seorang penceramah kondang beberape waktu lalu, hanyalah salah satu sandiwara untuk melirik yang lain, pade dasarnye dari yang aku amati ade benarnye baik yang berpisah laki-laki maupun perempuan, walau tidak berlaku secara umum tergantung masing-masing individu.
Aku tidak mau berkomentar banyak mendengar cerita tersebut, hidup adalah sebuah keputusan yang telah melalui berbagai pertimbangan sebelum seseorang sampai pade suatu keputusan dalam hidupnye. Yah, seperti aku yang menyepi di salah satu pulau di perbatasan negara tetangga, bersama beberape anak asuh yang dipercayakan Allah untuk aku bantu sebatas kemampuanku dalam hal pendidikannye dari jarak jauh, sendiri dalam benaman luka dan hanyut dalam tumpukan kertas-kertas kerja, kertas-kertas karya untuk learning center asmida.
Cerita cinta memang sulit seperti cerita ainun dan habibie yang novelnye sudah beberape kali aku bace dan cube pahami, sedangkan film aku belum sempat nonton, namun sekilas tayangan dari TV dengan pemeran utama Bunga Citra Lestari sebagai ainun luar biase memukau,   BCL memang sangat berbakat, begitu pule pemeran habibie, walau beberape gaya ade yang agak sulit, namun pesannye dapat. Hal tersebut ditambah lagi cerita berulang beberape anggota keluarge maupun kawan-kawan yang menonton di bioskop. Kami sibuk membahas hal tersebut begitu pule saat aku santai di L2PTS.  Aku yakin ini merupekan cerite yang sangat menarik dan memukau.
Baru beberape hari kami mendengarkan kronologis penyebab kematian tetangga dekat tersebut, kabar duka datang, seorang anak muda yang mempunyai cita-cita yang belum terwujud, telah pergi meninggalkan dunia fana ini. “Innalillahi Wainaillahi Rojiun, ucapku singkat saat membace bbm ku yang menyatekan bahwa anak bungsu ayu meninggal dunia dan telah dikebumikan pade hari minggu.         Aku tidak mampu berucap kecuali diam, kemudian kubalas pesan sebagai tanda turut berduka cita atas musibah tersebut serte tabah menghadapi cobaan yang amat berat ini, mohon maaf tidak bisa datang karena jarak yang tidak memungkinkan, dan sampaikan salam pade keluarga ayu. Aku juge sempat menanyekan penyebab kematiannye, ternyate leukemia telah bersarang ditubuh sianak. Aku memang sudah tidak ingat wajah anak bungsunye, sebab saat aku berangkat dan tinggal didaerah antara negeri tetangga Malaysia, die masih kecik betul. Ya Allah….
“Leukemia, buk mule-mule prediksi penyakit DBD, typus, tapi tak baik-baik juge cerite wita di bbmku, yang sempat mengikuti rangkaian kronologis perjalanan penyakit mematikan anak teman kami tersebut,  kondisinye nampak membaik diluar tapi…..die semakin lemah dan akhirnye di pergi, memang tak ade yang menyangke, malahan die sempat ke tempat makciknye di Batam.
Sekarang anak mandiri itu telah pergi selamanya meninggalkan orang-orang yang dicintai dan mencintainye, meninggalkan orang yang mengharapkan kesembuhan dan menyangka sudah sembuh, namun sang pemilk segala roh, yang mengetahui segalaNya, yang mempunyai perhitungan yang maha teliti yang maha kuasa dan maha segalanya Allah SWT  berkehendak lain, catatan perjalanannya sudah berakhir, dia pergi untuk selamanya dan tak akan pernah kembali lagi, die pergi membawe leukemia.

Sekianlah.
Pekanbaru, 7 Januari s.d 8 Januari 2013.



[1] Judul terinspirasi dari perginya salah seorang anak teman untuk selamanya
[2] Dra. ASMIDA, M. Pd adalah Kandidat Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta; Pemilik dan Pendiri L2PTS; Sekarang Bertugas Sebagai Staf Bidang Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru; Hobbi menulis cerpen dan dongeng dimulai sejak tinggal di Bandung, disedikit waktu senggang yang dimilki diantara kesibukan sebagai mahasiswa tugas belajar Magister Bidang Pendidikan Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kumpulan cerpen dengan cover “Sepetang Hatiku” dan beberape dongeng diantaranya “Kucing dan Harimau”, “Kancil dan anak Harimau”, “Pak Handi dan Mak Handi” sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com. Selain menulis cerpen dan dongeng, penulis juga menulis “Modul Integral Untuk Anak Paket C” sejak tahun 2009 akhir, dimana modul ini  merupakan edisi revisi dari beberapa modul Matematika dan Integral yang ditulis sewaktu penulis masih menjadi pendidik.  Terbaru sejak tahun 2010 sampai sekarang tahun 2012 masih tahap revisi akhir, menulis buku untuk Kelompok Bermain Salah satu sub buku sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com/2012/06/dra-asmida-m-pd-matematika-sebagai-ilmu.html; Selain itu juga menulis artikel lepas, kumpulan artikel dengan cover “ Pekanbaru Menuju Kota 2 M?” sudah dipublikasikan secara terpisah di http://l2pts.blogspot.com; Hobbi lainnya al: fhotogrefer, menggambar abstrak, seni ukir, traveling, mendengarkan musik.

Sabtu, 29 Desember 2012

Dra. ASMIDA, M. Pd; Cerpen Judul: Dihatiku Selamanya


Cerpen[1].
Judul: Dihatiku Selamanya
Oleh:
Dra. ASMIDA, M. Pd[2]
Staf Bidang Pengembangan PLS Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru

Beberape hari ini aku sibuk menyelesaikan senarai satu tahun perjalanan L2PTS, namun setelah merenung aku belum menemukan ape kalimat penutup yang menggambarkan menapaknya L2PTS. Kuhela napas perlahan, kemudian kutarik kursi kayu yang duduk manis disudut di lembaga cintaku “Learning Center Asmida”, yang dibentuk antara lain sebagai salah satu wadah inovasi pengembangan “Lembaga Pendidikan Putri Tengku Sribanun (L2PTS)” dari masa ke masa, dalam berbagai aspek pendidikan khususnye pendidikan masyarakat selain itu juge sebagai pengembangan model pembelajaran Matematika Realistik.
Akhirnye  setelah  berape jam teduduk dan temenung, catatan singkat sebagai penutup di senarai L2PTS yang juge sebagai ultah yang pertame serta sekaligus menyambut pergantian tahun Masehi dari tahun 2012 ke tahun 2013, selesai juge, aku menulis kalimat berikut, “walau tidak dirayekan secara khusus, saye ingin mengatekan, belum banyak yang kite perbuat secara umum ditahun pertama berdirinye L2PTS, kite memang masih imut dan sedang lucu-lucunye, namun dengan sumber daya manusia yang bersumber daya yang kite miliki, yang terus ditata di L2PTS melalui “Learning Center Asmida”, saye mempunyai keyakinan kite akan lebih maju dan akan lebih menapak, tak peduli apepun bentuk persaingan yang akan dihadapi, kite punye jiwa mandiri”.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10. 46 wib, patutlah perutpun sudah mulai terase lapar, sebenarnye inilah kebiasaan burukku, sering lupe makan kalau sudah didepan laptop comelku, salah satu laptop kesayangan yang aku beli saat tinggal di Bandung. Sementare dibelakang, kak inur masih sibuk  menyelesaikan tugas rutinnye mencuci pakaian seperti biase, untung ade mesin cuci jadi agak terbantu mengeringkannye, kak inur sudah seperti keluarge sendiri, die bekerje dengan kami semenjak mak masih ade, sudah lame sekali puluhan tahun.
Dari lantai atas sayup-sayup terdengar  lagu melayu yang distel kak nur disaat die bekerje seperti biasenye, suare Iyet Bustami penyanyi kebanggaan Riau memenuhi ruangan, yang sudah lame berkiprah di Jakarta dan semakin mantap dengan laksamana raja dilautnye, oh iye ade satu lagi lagu Iyet yang aku cube hapal yaitu lagu tentang Danau Raja, yang terdapat di Rengat Provinsi Riau. Walau sedikitpun tak mampu menyamai suare Iyet, tapi jadilah untuk menghibur diri sendiri, masalahnye kalau menghibur pemirsa yang lain semue pade lari, bukan ape, suare terlampau tinggi hehehe….
 Lagu Danau Raja masih mengalun dengan indahnye, saat kulirik jam bonia ditangan kiriku, ternyate  hari sudah mulai tinggi, walau cuace diluar agak redup nampaknye. Aku segera bangkit, untuk mengambil sketsa ulang ruang khususku di “Learning Center Asmida”, yang kemaren saat peninjauan penempatan tempat baca, komputer beserta perangkatnye, beserta tempat menulis, menggambar, tempat TV, serta peralatan musik belum terintegrasi dengan sempurna.
Aku harus benar-benar kosentrasi pade penataannye, inilah inovasiku di sedikit waktu senggang yang kupunyai, disela istirahatku dari berbagai kegiatan rutin sepanjang hari. Kalau kantor pusat sejak awal penanganannye sudah aku percayekan pade kemenakanku Farida dan Yanti, sedang aku hanya menangani pengambilan keputusan puncak secara keseluruhan. Begitu pule rencana kantor cabang di Selat Panjang yang akan dikelola langsung oleh kemenakanku Icuk dan Anggi namun tetap dibawah pengawasan penanggung jawab kakakku Asmiwati, yang telah malang melintang diurusan perusahaan sejak tahun 70an. Melalui kak sumi (biase kami memanggil) saye dan dirman belajar care mengisi pembukuan (walau saye waktu itu masih duduk di bangku SD Negeri 3 Selatpanjang).
Besok aku akan berangkat ke Tanjung Pinang menghabiskan mase cuti tahunan sambil nak mengingat kenangan di Pulau Penyengat beberape tahun silam bersame mak, aku, wisma, joyah, anggi, wati, yuni, aji, joti, yudi dan beberape keluarge lain yang ikut waktu itu. Tahun ini kami berserakan dalam menyambut tahun baru 2013, ade yang ke Tanjung Pinang, Batam seperti kakakku Vini, ade pulak yang tetap tinggal di Pekanbaru maupun ke luar Pekanbaru,  lumayan beberape hari ini untuk menikmati berbagai wisata walau secara pribadi sebetulnye aku sangat jarang merayekannye apelagi akhir-akhir ini kesibukan yang luar biase padat, tanpe disadari tak mampu menyisakan waktu, namun itulah hidup dan aku menikmatinye.
Kini saat penghujung tahun 2012 yang hanya tinggal menghitung hari, aku terpaku menatap indahnya kuasa Allah sang penguasa jagat raya beserta isinya, dengan perhitungan Matematika yang maha teliti, yang nampak maupun tersembunyi, seperti kecilnya pesawat terbang yang melintas dari kejauhan disudut pandang yang mendekati nol dengan jarak yang menuju tak hingga dalam perjalananku menuju ke bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, yang sangat menawan setelah direnovasi dengan ilmu pengetahuan yang tinggi, dengan berbagai perhitungan matematika dan perbandingan yang sepadan.  
Aku tersenyum dan memandang jauh lurus kedepan, Matematikaku memang tidak akan pernah mati seperti tidak pernah matinya rasa sayang dan cintaku dengannye, tak akan hilang dalam setiap detik nafas kehidupan di setiap sudutnye, membentang dalam luas yang tak terhingga, dan semakin menantang berbagai tingkatan sigma, halus…..terlukis dalam irisan ruang menari dalam gerak kaku yang manis yah….cintaku yang tetap ada dan tak akan pernah hilang selamanya, matematikaku yang tanpa disadari kehadirannya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari walau hanya untuk secuil hitungan membeli lade atau kueh keripap.
Kini saat kulihat perjalanan puluhan tahun, saat badan masih kuat memanjat jembatan ke sungai tohor kepulauan meranti sekarang, dengan beraninye menantang ombak laut menyusuri tepian bakau yang tumbuh subur menahan sepak terjang gelombang laut dengan sampan kecik,  yang menari tegoncang angin laut demi menyelesaikan tugas akhir di SMA Negeri 1 Selatpanjang.
Tugas akhir sekolah pade mata pelajaran biologi, yang diberikan guruku ibu Nelce Kalalo, yang aku pilih tentang tumbuhan bakau.  Biologi merupekan mata pelajaran favoritku selain Fisika dan tentunye Matematika (yang sudah aku cintai dari kecil, saat aku masih imut bukanlah masa yang singkat, namun kecintaanku  menyentuhnya dengan halus  pada lembaran tanah menggunakan  pensil ranting yang kutemui didekat rumah, dan menikmati setiap rangkaian yang kutemukan, pada akhirnya aku tau itulah bahagian dari geometri ) terutame materi Kalkulus dan Geometri yang merupekan materi yang paling aku sukai.
Akhirnye aku sampai juge ke Tanjung Pinang, walau angin agak kencang, dan ombak tidak bisa diprediksi aku tetap menyeberang ke Pulau Penyengat yang semakin menambah inspirasiku untuk terus bekarya. Hembusan angin laut Pulau Penyengat terus menyapa dan menyapu  ramah wajahku yang tidak semuda dulu lagi, aku tidak tau sudah berape lame aku menatap laut dan para nelayan yang mencari kehidupan di samudra rezeki.
Kubiarkan aje jilbab merahku melambai lambai oleh tarian angin laut, ada rindu yang menyelinap dalam tatapan bayangan air laut,  hadir menggoda dipelupuk mata , semakin menghentak jiwaku untuk bersama, kutepis bayang itu walau aku ingin merangkulnya,  menyatu hangat dalam irama nafas bagai hentakan kapal pompong,  merangkak lembut  dan membelah diantara kejaran indahnya irama laut, kutepis bayangan itu, aku tau itu tidak mungkin terulang lagi, kau sudah disana ditempat yang berbeda, alam yang berbeda, tapi aku tau kau selalu bersameku, dihatiku selamanya.

Sekianlah
Pekanbaru, 29 Desember 2012 s.d 30 Desember 2012; 0.05 Wib hari Minggu.



[1] Diinspirasi dari perjalanan menapak satu tahun berdirinye L2PTS.
[2] Dra. ASMIDA, M. Pd adalah Kandidat Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta; Pemilik dan Pendiri L2PTS; Sekarang Bertugas Sebagai Staf Bidang Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru; Hobbi menulis cerpen dan dongeng dimulai sejak tinggal di Bandung, disedikit waktu senggang yang dimilki diantara kesibukan sebagai mahasiswa tugas belajar Magister Bidang Pendidikan Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kumpulan cerpen dengan cover “Sepetang Hatiku” dan beberape dongeng diantaranya “Kucing dan Harimau”, “Kancil dan anak Harimau”, “Pak Handi dan Mak Handi” sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com. Selain menulis cerpen dan dongeng, penulis juga menulis “Modul Integral Untuk Anak Paket C” sejak tahun 2009 akhir, dimana modul ini  merupakan edisi revisi dari beberapa modul Matematika dan Integral yang ditulis sewaktu penulis masih menjadi pendidik.  Terbaru sejak tahun 2010 sampai sekarang tahun 2012 masih tahap revisi akhir, menulis buku untuk Kelompok Bermain Salah satu sub buku sudah di publikasikan di http://l2pts.blogspot.com/2012/06/dra-asmida-m-pd-matematika-sebagai-ilmu.html; Selain itu juga menulis artikel lepas, kumpulan artikel dengan cover “ Pekanbaru Menuju Kota 2 M?” sudah dipublikasikan secara terpisah di http://l2pts.blogspot.com; Hobbi lainnya al: fhotogrefer, menggambar abstrak, seni ukir, traveling, mendengarkan musik.

Minggu, 23 Desember 2012

Dra. ASMIDA, M. Pd; Mengamati Lingkungan: Salah Satu Media Komunikasi Lisan Anak


MENGAMATI LINGKUNGAN: SALAH SATU MEDIA KOMUNIKASI LISAN ANAK

Oleh:
Dra. ASMIDA, M. Pd

Staf Bidang Pengembangan PLS Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru;

Mengamati lingkungan tanpa kite sadari dapat dijadikan awal media komunikasi pembelajaran anak dalam mengemukakan yang dia rasakan atau alami dengan bahasa anak sendiri. Sederhana memang tapi tidak sesederhana mengatakannya, mungkin tidak kite sadari pernah kite lakukan pade kegiatan sehari-hari. Berikut adalah beberape penggal dialog contoh pembelajaran tersebut yang penulis rangkum sebagai berikut:
Setelah besalam, dan menceritekan bahwa Aji nilainye bagus dan sudah belajar B. Inggris, penulispun mengambil piring untuk makan siang sambil mendengarkan die bercerite dengan ibuYantinye,  “Berenang,  bukak baju pakai kolor aje”. Percakapan Aji[1] dengan ibu yantinye yang merupekan adik bungsu dari papa Aji. “Papa berenang tak?” Tanye penulis sambil menyenduk nasi yang tak berape jauh dari tempat Aji becakap-cakap “tidak, papa duduk aje, mami nengok dari atas”. “hati-hati” ujar penulis lagi. “Dalam?” ujar kemenakan penulis yanti, “kan ade untuk anak-anak” ujar penulis menimpali.“Tinggi ji? Kolam dekat mane? ujar Yanti. “Kolam di lantai 5 (lime)” ucap Aji, “turunlah tu”, iye pakai kartu juge dari kamar kami nomor (sambil menyebutkan nomornye) ujar Aji menjelaskan sambil hilir mudik membawe kartu hotel bewarna hitam.
Aji nginap di hotel mane? Nginap di hotel Priemer…dekat mane tu? “Tak tau”, jl. Sudirman tak? ujar penulis. “Ceritekanlah lagi macam mane hotel tu, besok guru betanye libur kemane Aji”? Ujar penulis sambil menyantap makan siang. “Ade lif pakai tekan nomor, semue pakai kartu, kalau tidak pakai kartu, kamar hotel tak bisa dibukak”. Semue pakai kartu kalau tak tekurung, nih hah kartunye dan menunjukkan kartu kamar hotel. Hah inikan ade alamatnye ujar penulis menunjukkan sambil membaca, Jl. Sudirman. Kalau  Aji datang dulu  nginap di hotel mane? tanye ibu Yantinye. Kalau  dulu di hotel (menyebutkan salah satu name hotel) “tidak …biase aje”, ujar Aji dengan logat Rengatnye.
Dari paparan singkat diatas, walau hal tersebut tidak berlaku untuk semue anak, karena masing-masing anak mempunyai karakter yang berbeda namun kegiatan tersebut, merupekan salah satu contoh pembelajaran singkat yang penulis lakukan disela makan siang (walaupun tidak siang lagi). Dari kegiatan tersebut, terjadi komunikasi lisan antare beberape arah seperti penulis dengan Aji, maupun aji dengan ibu yanti, begitu pule sebaliknye  berape banyak  kosa kata yang telah diperoleh Aji, begitu juge kite melihat Aji mampu mengamati lingkungannye dan menceritekan kembali hasil pengamatan tersebut dan menyimpulkan ape yang dilihatnye, kemudian die juge mampu membandingkan kelebihan antara due tempat.

Sekianlah
Pekanbaru, 23 Desember 2012


[1] Aji adalah cucu penulis (anak dari kemenakanda Hendri), yang berlibur ke Pekanbaru bersame papa, mami dan adek pade hari minggu, 23 Desember 2012. Aji sekarang duduk dikelas 2 di salah satu SD di Rengat. Dari pengamatan penulis sewaktu Aji kecil, kemudian di TK, sudah aktif bergerak, iye juge suke menyanyikan lagu ST 12, tertarik pade laptop dan pandai mematikan dan menghidupkan kembali, setelah penulis ajarkan rasenye tak sampai due kali, juge pandai mengetik di laptop (disela kesibukan penulis bekerja), selain itu iye juge tertarik membedakan beberape bentuk huruf dan angka dilaptop, biasenye kalau sudah selesai die akan melihat penulis dan tersenyum.